Wilayah Kerja

Untuk wilayah kerja Yasalti sejak tahun 2003 sampai dengan sekarang 2018, yang fokus di Kabupaten Sumba Timur yakni pada 8 kecamatan dan 35 Desa, 6 Kelurahan, 5 kecamatan dengan seluruh Desa di Kab. Sumba Tengah, dan 1 Kecamatab kota Tambolaka (8 desa, 2 Kelurahan) di kabupaten SBD dengan rincian sebagai berikut :   A. Kabupaten … Baca SelengkapnyaWilayah Kerja

Strategi Pokok

1. BIDANG PROGRAM STRATEGIS I . DIVISI PENDIDIKAN DAN ADVOKASI : Pendidikan Pendidikan formal Pendidikan Informal Kesehatan Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Kesehatan primer HIV/AIDS Perlindungan Hak anak, perempuan dan anak disabilitas Pendidikan Politik dan Gender Maintriaming Penguatan Kapasitas OMS, warga dan organisasinya Pendidikan Pelayanan Publik II. DIVISI PENGEMBANGAN EKONOMI DAN LINGKUNGAN YANG BERKELANJUTAN … Baca SelengkapnyaStrategi Pokok

Peran dan Fungsi

1.    Fasilitator, mediator dan negosiator 2.    Pemberdayakan hak dasar (ekonomi, pendidikan dan kesehatan) warga dan organisasinya untuk kesejahteraan3.    Mendesain metodologi pendekatan yang inklusi sosial dan partisipatif 4.    Membangun dan memperkuat kerjasama jaringan dengan stakeholder 5.    Dokumentasi dan publikasi hasil-hasil program ke para pihak. 6.    Monitoring, Evaluasi dan pembelajaran      

Sejarah

Sejarah pendirian Yayasan Wali Ati (Yasalti) adalah untuk merespon ketimpangan-ketimpangan Sosial, Politik dan Budaya yang dialami oleh orang miskin, perempuan ,anak dan kaum disabilitas yang sangat rentan di  Pulau Sumba. Dari aspek ekonomi perempuan dimiskinkan karena hegemoni sarana produksi oleh kaum laki-laki, dari aspek politik perempuan tersub-ordinasi dan tidak bebas mengekspresikan hak-hak politiknya (politik praktis), dari aspek budaya perempuan hanya lebih banyak berperan sebagai pelancar konsumtif dalam urusan sosial kemasyarakat bahkan perempuan menjadi korban dimana selalu dinomorduakan dalam hal pendidikan serta berbagai hal pengambilan keputusan di ruang publik dan domestik.

Baca SelengkapnyaSejarah