YASALTI INGIN MEMPERJUANGKAN KEADILAN DI SUMBA TIMUR

Salah satu rencana aksi pendorong untuk memperjuangkan akses terhadap  keadilan yang diterapkan oleh Yayasan Wali Ati (Yasalti) dalam kaitannya untuk melakukan kerja sama dengan pihak The Asia Foundation – Australia Indonesia yakni  program penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil  (OMS) untuk akses keadilan dalam rangka pencapaian Visi Misi.
Program yang diterapkan oleh Yasalti ini adalah berkaitan dengan Visi Misi serta nilai-nilai organisasi yaitu, Terwujudnya kehidupan yang sejahtera, mandiri, demokratis dan berkeadilan gender bagi orang  miskin, perempuan dan anak di Sumba.
Ini adalah salah satu rencana aksi yang ditawarkan oleh Yasalti bersama Australi-Indonesia  Partnership of Justice (AIPJ)
Pentingnya akses keadilan di Kab. Sumba Timur adalah untuk memperjuangkan hak-hak dasar bagi warga  miskin, perempuan dan anak sebagaimana salah satu agenda bersama Kabupaten Sumba Timur, yaitu “Tata kelola perencanaan, pelaksana dan pengawasan  kebijakan pembangunan yang partisipatif dan berpihak pada orang miskin, perempuan dan kelompok marginal lainnya”.
Memperoleh Keadilan dan Kesetaraan
Mengingat Kabupaten Sumba Timur terdiri dari 22 Kecamatan dan 165 Desa/ Kelurahan, namun demikian  perjuangan untuk akses keadilan, terutama bagi orang miskin, perempuan dan kaum marginal lainnya masih sangat terbatas, tentunya membutuhkan perhatian yang serius. Ini adalah salah satu  bentuk kepedulian Yasalti terhadap keadilan.
Dalam memperoleh keadilan dan kesetaraan  bagi orang miskin, perempuan dan kaum marginal lainnya, maka Yasalti ingin membangun suatu perubahan lewat informasi publik dan membuat strategi-strategi untuk mewujudkan program tersebut, mengingat UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik bahwa, informasi  merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional.
Oleh sebab  itu dalam memperjuangkan hak warga untuk memperoleh  keadilan, Yasalti pun ingin memperkuat Kapasitas internal dan juga memperkuat organisasi masyarakat sipil (OMS) di Kabupaten Sumba Timur, bahkan antar Kabupaten di Sumba, sehingga  pada akhirnya warga dan organisasi nya mampu memperjuangkan hak-hak dasar warga seperti, Ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan. (Artikel  Yasalti News)