Yasalti Gelar Renstra tahun 2015-2020

Rencana strategi (Renstra) oleh  Yayasan Wali Ati (Yasalti) kab. Sumba timur NTT yang diselenggarakan pada tanggal  23 – 26 di Hotel Jemmy, adalah bentuk kepedulian untuk menjawab berbagai persoalan dan tantangan sosial kemasyarakatan di wilayah Kab. Sumba timur.

“.pelakasanaan Renstra ini, adalah upaya untuk merefleksi kembali strategi dan program yang telah dilakukan oleh lembaga, karna sudah sejauh mana strategi lembaga ini menjawab persoalan yang terjadi ditengah masyarakat”. Hal itu disampaikan Direktur Yayasan Wali Ati (Yasalti) Kab. Sumba Timur, Ninu Rambu W Lodang kepada Wartawan.

Pelaksanaan Renstra Yasalti dimulai dengan persiapan awal antara fasilitator dengan pengurus, pelaksana program Yasalti untuk menyamakan persepsi tentang pentingnya Renstra yang memperhatikan kepentingan orang miskin dan perempuan di Kab Sumba Timur.

Kegiatan ini dilakukan dalam 3(tiga) tahapan, yang pertama perumusan visi misi dan mandat organisasi, kedua, melakukan analisis terhadap kekuatan, kelemahan, ancaman dan peluang lembaga serta citra organisasi idaman. Tandasnya.

Kepala kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kab. Sumba Timur, Bertholomeus Ngg. Landumeha , mengatakan, dengan adanya rencana strategi yang dikukan oleh Yasalti, tentunya membawa dampak yang lebih baik untuk lima tahun kedepan agar menjadi sebuah organisasi yang memiliki perangkat lengkap sesuai dengan amanat UU No. 28 tahun 2004 tentang perubahan UU No. 16 tahun 2001 tentang Yayasan. “. Saya pikir untuk mendukung program lima tahun kedepan Yasalti ini, harapan saya agar stakeholder dapat bekerja sama dan membangun kemitraan untuk pengembangan program”. ungkapnya